![]() |
| Courtesy: fansonline.net |
Tak ada yang tahu hati seseorang melainkan dirinya sendiri dan Tuhan. Bukan tidak mungkin ada orang yang senang mengoleksi jersey sebuah tim namun jarang menyaksikan tim itu bermain. Bukan tidak mungkin ada orang yang tak pernah nge-tweet tentang tim kesukaan mereka, namun selalu tahu seluk beluk tim tersebut. Selalu ada kemungkinan.
Istilah-istilah untuk fans pun muncul. Fans karbitan, sebutan untuk fans yang disebut hanya sekedar ikut-ikutan mendukung saja. Fans City paling sering dianggap demikian karena umurnya yang baru seumur jagung sebagai pesaing juara EPL. Ada juga yang bilang bahwa fans karbitan adalah fans yang tak pernah benar-benar tahu tim kesayangan mereka sampai pemain yang ditransfer keluar oleh tim mereka pun mereka tak tahu. Tapi, sekali lagi, siapa yang tahu?
Tak ada pembakuan arti fans sejati atau fans karbitan. Mengutip perkataan Pangeran Siahaan, kita hanya akan dilihat sebagai "Asian's Market" oleh klub kesayangan kita tentunya. Yang jelas, tak perlu ada klasifikasi fans karena semua fans hanya perlu tidak terlalu sensitif dan provokatif tentunya terhadap fans lain.
