13 Sept 2013

Preview Manchester United vs Crystal Palace

Preview Manchester United vs Crystal Palace

 

Manchester United akan mencicipi pergulatan dengan klub Promosi, Crystal Palace, pekan ini di Old Trafford. Setelah melewati 2 laga berat, United berharap mendulang poin penuh dari Crystal Palace yang baru meraih poin penuh saat melawan Sunderland. Manchester United masih tercecer di peringkat 7 sedangkan Crystal Palace bercokol di peringkat 14 di klasemen sementara Premier League.

Skuat United masih harus ditinggalkan oleh sejumlah pemain seperti Wayne Rooney yang kepalanya terkoyak, Rafael Da Silva yang belum sembuh, dan Phil Jones yang dibekap cedera kaki. Alhasil, pos bek kanan mungkin akan diisi oleh Chris Smalling yang baru pulih. Pos dari Wayne Rooney mungkin akan diisi oleh Danny Welbeck yang bermain baik saat berkostum Timnas Inggris pekan lalu.

Semua mata akan tertuju pada Marouane Felaini yang mungkin akan melakukan debutnya saat melawan Palace. Felaini yang baru direkrut ini bisa mengisi lubang di posisi gelandang bertahan United yang sering keropos. Walaupun begitu, Felaini mungkin akan memulai debutnya dari bangku cadangan karena Cleverly dan Carrick masih fit dan bermain cukup baik di 3 laga awal.

Palace juga memiliki skuat yang pincang bahkan lebih parah. 7 pemain dipastikan absen termasuk Jonathan Parr dan Jerome Thomas masih diragukan untuk tampil karena cedera. Ian Holloway kemungkinan akan tetap memainkan winning squad­ kala melawan Sunderland dengan Marouane Chamakh sebagai penyerang tunggal. Dwight Gayle yang mencetak gol saat melawan Sunderland akan bermain di sayap kanan dan Danny Gabbidon bermain di pos bek tengah.

Crystal Palace juga mungkin akan bertemu guardian angel mereka musim lalu, Wilfried Zaha, yang musim ini telah berkostum Setan Merah walau kemungkinannya kecil. Zaha memang belum melakukan debutnya di laga Premier League untuk Manchester United musim ini di luar performanya yang gemilang di laga pra-musim. Mampukah David Moyes memberi kemenangan pertama di Old Trafford musim ini atau terjerembab lebih dalam?

Prakiraan skuat Mancheser United: De Gea; Smalling, Ferdinand, Vidic, Evra; Carrick, Cleverly, Young, Valencia, Welbeck; van Persie.

Prakiraan skuat Crystal Palace: Speroni; Ward, Delaney, Gabbidon, Moxey, Puncheon, Campana, Jedinak, Dikgacoi, Gayle, Chamakh.


Prediksi Skor: Manchester United 2 – 0 Crystal Palace

7 Sept 2013

Transfer United Bak Newbie FJB







Jika Anda penyuka jual beli online terutama di situs semacam Kaskus, Anda pasti melihat seorang penjual atau pembeli dari pangkat/tingkat reputasinya. Apakah dia masih newbie atau sudah jadi orang yang terpercaya sebenarnya bisa dengan mudah dilihat jika Anda memang tak sedang mabuk. Sayangnya, Manchester United sebagai korporasi klub sepakbola ternama di dunia berlagak seperti anak kemarin sore di jendela transfer musim panas tahun ini.

Bagaimana tidak? United terlalu bodoh dalam bertransaksi dari detik jendela transfer dibuka hingga ditutup. Ekspektasi besar ketika David Moyes datang dan nampaknya perlu menambah pasokan kekuatan tim karena banyak kehilangan sosok di dalam tim. Selepas Sir Alex Ferguson keluar dari singgasananya, fans United memang berharap penuh pada David Moyes untuk melakukan permak dalam tubuh tim. Ed Woodward yang datang menggantikan David Gill yang memilih untuk berkiprah di FA, menumpu harapan banyak fans United.

Namun, harapan-harapan itu hanya berserakan tak beraturan. Hampir selama 3 bulan sejak dibuka, United hanya bercumbu rayu dengan beberapa pemain tanpa melakukan pergerakan yang signifikan. Nama-nama seperti Cesc Fabregas dan Thiago Alcantara  adalah contoh bahwa United senang menebar rayuan gombal. Saat United melakukan tur di Australia, Ed Woodward kembali ke Eropa untuk melakukan pendekatan dengan pemain baru. Apa yang terjadi? Tak ada pemain yang berhasil dijaring. Barangkali Ed Woodward hanya bersantai di pantai Nice sambil memakan salad Caesar selama itu dan mempertontonkan pusar di perutnya.

Setelah itu, Moyes tampak tak bisa pindah ke lain hati dari Everton sehingga masih membutuhkan isinya ke dalam United. Marouane Fellaini dan Leighton Baines nampak menjadi incaran yang tepat. Yang bodoh dari United? Tawaran mereka untuk kedua pemain itu yang nampak seperti tawaran ibu-ibu di Pasar Baru yang terlalu tak masuk akal. 28 juta Euro seakan cukup untuk melego kedua pemain itu bagi United dan Everton membalasnya dengan pernyataan bahwa tawaran itu cukup menghina. Ed Woodward masih mabuk laut akibat terlalu banyak memancing di pantai Nice nampaknya. Usaha kedua seharga 40 juta Euro pun masih dimentahkan Roberto Martinez.

Cerita kemudian mendadak gempar ketika Ander Herrera dari Athletic Bilbao kemudian masuk ke dalam daftar pemain incaran United. Semakin dekat pada penutupan jendela transfer, semakin kencang isu yang beredar. Fans-fans United yang terlalu lama geram akan pasifnya United di bursa transfer mulai merasakan secercah cahaya karena Herrera jelas berpeluang masuk karena posisi bermainnya cocok di United yang berkrisis di gelandang bertahan.

Di hari terakhir bursa transfer, Herrera nampak begitu dekat dengan United. Dengan Ozil tiba di Arsenal, terdengar raungan fans-fans United yang iri dan ingin United membeli seseorang yang hebat. Siapapun yang penting hebat bahkan Eric Djemba-Djemba sekalipun. Namun, apa dinyana. United gagal menggaet Ander Herrera yang terkendala dengan pajak dan gaji yang kurang pas. Setelah terusut, masalah gagalnya transfer Herrera karena ada pihak penipu yang mencoba menjadi penyambung lidah United dengan Bilbao. Tolol.

Detik-detik akhir jelang penutupan jendela transfer, Fellaini tiba-tiba menjadi headline berbagai media untuk berseragam United musim ini. Berita simpang siur pun hadir ditambah dengan kabar bahwa Fabio Contreao akan dipinjamkan Real Madrid semusim ke United. Akhirnya, Everton mengkonfirmasi Fellaini akan pergi ke Manchester United. Ada suara lenguhan nafas lega dari fans United di seluruh penjuru dunia yang sudah cukup geram. Namun, bagaimana dengan nasib Fabio Contreao? Ternyata, transfer Contreo gagal. Alasannya karena faksimili berkas transfer Contreao gagal tiba tepat waktu. Tolol kuadrat.

Jelas, Fellaini adalah pemain yang tidak mubazir dibeli. Sudah lama semenjak Roy Keane pergi, tak ada gelandang yang kuat untuk membantu penyerangan dan pertahanan. Fellaini rasanya bisa memberi kenyamanan di lini tengah. Namun, Fellaini seharusnya bisa datang lebih murah dengan total mahar 23 juta Pounds, lebih murah 4.5 juta Pounds dari nilai transfernya. Bayangkan berapa banyak shampoo yang bisa dibelikan dengan sisa uang sebanyak itu untuk perawatan rambut Fellaini yang terlihat cukup mahal.


Kesimpulan tulisan ini sebenarnya adalah mencerca bagaimana transfer United sangat hancur sehancur-hancurnya seperti doa Arya Wiguna kepada Eyang Subur. David Moyes dan Ed Woodward memang masih hijau di Old Trafford, tapi interaksi United di bursa transfer kali ini terlihat kikuk dan cenderung tak berotak. Terlalu bodoh jika akhir musim ini United gagal juara dan beralasan transfer United yang tak efektif. Alasan ini sama basinya seperti Newbie FJB yang mencoba menipu pembeli kawakan. Tolol pangkat tiga.