16 Jun 2013

Indonesia Muda di Tanah Orang




Ini bukan sebuah tulisan tentang sumber daya alam kita yang diambil oleh negara lain. Ini juga bukan sebuah gambaran bagaimana kita tampak lemah di mata dunia. Ini adalah bukti mengapa kita harus berdiri tegak, berbangga hati, dan terus berusaha memperbaiki diri. Jawaban dari sebuah keraguan yang kerap muncul bagi sepakbola Indonesia.

Mungkin sebagian dari Anda sudah tahu bahwa ada beberapa anak bangsa yang sedang berkelana di berbagai penjuru dunia guna bermain sepakbola. Saya akan mencoba memberi sedikit informasi tentang siapa saja pemain muda yang punya potensi besar untuk mengharumkan nama sepakbola Indonesia di luar negeri.

Syamsir Alam


Syamsir Alam adalah talenta muda yang telah lama bersemayam di telinga kita. Kini, Syamsir bermain bagi DC United di Liga Major League Soccer, Amerika Serikat. Syamsir memang belum bisa menembus jajaran pemain utama di DC United karena memang persaingan yang ketat. Kontrak dengan DC United akan berakhir pada Desember tahun ini dan Syamsir akan kembali ke CS Vise.

Syamsir sempat sedikit geram karena belum mendapat panggilan untuk bermain bagi Tim Nasional Indonesia sewaktu menjamu Tim Nasional Belanda di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Namun, ini adalah sebuah peringatan bagi Syamsir untuk terus berjuang di negeri Paman Sam. Semoga Syamsir akan bersinar dalam waktu dekat.

Alfin Tuasalamony


Alfin mungkin pemain muda Indonesia yang paling santer dibicarakan akhir-akhir ini. Umurnya masih 20 tahun dan kini bermain di CS Vise, Belgia. Musim ini Alfin bermain untuk klubnya sebanyak 29 kali, tergolong cukup konsisten bagi pemain Indonesia ditambah 2 assists. Situs transfermarkt mengklaim harganya kini bisa mencapai 200.000 Euro atau 2,6 miliar Rupiah.

Isu yang berkembang kini, Alfin sedang dikejar-kejar oleh klub Benfica setelah sebelumnya dilirik oleh beberapa klub Eropa lain. Posisinya bermain sebagai bek kiri dan bisa menjadi pelapis untuk skuat Benfica musim depan. Kita berharap semoga ini bukan hanya isapan jempol belaka dan Alfin bisa segera merumput bersama klub besar Portugal tersebut.

Joey Suk


Joey Suk mungkin memang belum memastikan diri untuk berpaspor Indonesia, namun sampai saat ini pun belum ada kepastian pihak Belanda akan memasukkannya sebagai warga negara. Joey kini berumur 23 tahun dan Beershot FC adalah klubnya di Belgia. Posisi Joey adalah gelandang tengah dan bisa menjadi playmaker.

Musim depan, Joey Suk akan pindah ke NAC Breda yang bertanding di liga Eredivisie, Belanda. Itu adalah sebuah lompatan yang besar untuk berkompetisi di liga yang lebih kompetitif. Seperti dilansir situr transfermarkt, Joey Suk dibanderol seharga 400.000 Euro atau 5,3 miliar Rupiah. Semoga Joey Suk bisa segera berseragam Merah Putih kelak.

Daftar beberapa pemain muda Indonesia lain di luar negeri:
(Data diambil 16 Juni 2013)

Irfan Bachdim (Chonburi FC - Thailand)
Arthur Irawan (RCD Espanyol B - Spanyol)
Syaffarizal Mursalin Agri (Al-Khor Sports Club - Qatar)
Stefano Lillipaly (Almere City FC - Belanda)

Pemain-pemain di atas adalah segelintir pemain-pemain yang kita miliki yang tengah berjuang di daratan yang tidak kita miliki. Mereka tentu berjuang untuk memberi bukti kepada Indonesia bahwa pemain Indonesia bukanlah kacang-kacang rebus pinggir jalan, melainkan makanan premium. Kita harus berbangga dan terus mendukung mereka. Kelak, pemain kita akan benar-benar menjadi bintang di tanah orang. Semoga.

Sumber: Indonesia Talent