
Sepakbola Indonesia terasa menggeliat lagi minggu ini. Khususnya pada hari Jumat lalu, masyarakat seakan terbangun dari tidur yang cukup lama untuk meneriakkan lagi nama Garuda dan ikut dalam euforia sesaat. Tim Nasional Belanda yang hadir pun jadi faktor utama mengapa Indonesia kembali bergairah untuk beberapa waktu.
Tentu, seperti kebanyakan prediksi orang-orang yang berpikir secara nalar, Indonesia tak akan bisa berbuat banyak ketika dihadapkan oleh kekuatan Dunia seperti Belanda. Segala macam alasan seperti jetlag, makanan kurang cocok, atau agenda yang ketat, tidak bisa mengalahkan superioritas mereka di lapangan hijau. Indonesia pun takluk dengan skor 3-0.
Lalu, apa yang bisa Indonesia ambil dari pertandingan tersebut? Pengalaman. Itu saja. Tentu berharap menggondol kemenangan bukan hal yang tak mungkin, tapi perlu dibedakan dengan bermimpi di siang bolong di tengah padang pasir. Namun, momen mencoba menggocek Ron Vlaar atau membaca permainan Jonathan De Guzman secara langsung bukan hal yang murah.
Segala aspek teknis yang berpengaruh seperti ketatnya pertandingan liga domestik dan keharmonisan di tubuh PSSI sepatutnya bisa menjadi faktor lain untuk berupaya lebih di pertandingan sekelas ini. Namun, bersyukur adalah langkah paling tepat dan menyadari bahwa pengalaman ini akan sangat berharga untuk masa depan Indonesia.
Belanda mungkin negara dengan peringkat FIFA paling tinggi yang pernah kita lawan di tanah sendiri selama ini. Kita sempat melawan Yordania dengan FIFA Ranking #75 dan takluk dengan skor 0-5. Patut disyukuri bisa hanya berselisih sedikit dengan Belanda? Tidak juga, karena proses dan faktor lain juga harus dilihat. Saat Yordania menang, kita bertanding di kandang mereka dan selalu menjadi batu sandungan Indonesia.
Sejauh ini, jadwal pertandingan internasional akan berlangsung Oktober ini kala Pra-Kualifikasi Piala Asia 2014 dan berhadapan China di kandang sendiri. Diselingi dengan pertandingan non-FIFA seperti melawan Arsenal dan Liverpool, Indonesia punya waktu luang untuk berbenah diri. Jawaban dari pertanyaan apakah hikmah dari melawan Belanda akan tergambar jelas di pertandingan selanjutnya.