Seorang ibunda yang tidak memiliki kualitas ASI yang baik agaknya memiliki kebimbangan terhadap gizi anaknya. Dilemanya adalah: apakah lebih baik diberi susu formula saja yang kualitasnya sering dipertanyakan atau diberi ASI oleh ibu lain? Bimbang pastinya.
Hal ini agak jauh dari pesepakbola karena memang tentunya kebanyakan pesepakbola tidak memiliki sumber ASI yang alamiah (tanpa harus dibayangkan secara nyata). Tapi, ada hal yang analog mengenai sepakbola mengenai pemberian "gizi" sebuah klub bola.
Klub bola tentunya harus memiliki prasyarat agar tetap berdiri kokoh dan menapaki kompetisi yang ada. Manajemen, stadion, dan sarana latihan adalah segelintir dari hal tersebut. Pemain, tentunya adalah salah satu hal yang paling penting. Namun, agaknya menjadi sebuah permasalahan ketika klub harus memiliki pemain dengan stok yang baik kondisinya namun kesempatan untuk mempertahankannya tidak banyak. Feeder club lah solusinya.
Bagi para pemain Football Manager, sudah tidak asing dengan kata feeder club. Intinya, feeder club adalah klub yang memberikan kesempatan bermain dan berlatih bagi pemain muda klub besar. Pemain muda dikirim ke feeder club bukan hanya untuk mendapatkan pengalaman, melainkan juga keuntungan lainnya.
Contoh saja, Manchester City diperkirakan memiliki 13 feeder club di dunia. Beberapa di antaranya bahkan cukup terkenal, sebut saja Sporting Lisbon, Feyenoord, RCD Espanyol, dan Bury. Salah satu pemain mudanya yaitu Abdisalam Ibrahim sedang dipinjamkan ke klub Stromgodset yang merupakan feeder club mereka. Micah Richards, bek andalan City sekarang, dulunya sempat merumput bersama Oldham Athletic yang memang feeder club mereka. Manchester United pun memiliki sekitar 13 feeder club sedangkan Chelsea diperkirakan hanya memilki 2 feeder club yang salah satunya adalah LA Galaxy.
Feeder club memang membentuk pengalaman bermain dan berlatih yang lebih intensif ketimbang menunggu di bangku cadangan terlalu lama yang bisa membuat bokong terasa kaku. Pemain muda biasanya pun cukup antusias untuk menetap sementara di feeder club karena mereka akan bermain layaknya star player di klub tersebut yang notabene lebih amatir dibanding parents club, sebutan bagi klub yang memiliki feeder club. Keuntungan lain adalah work permit bagi pemain luar eropa. Dengan bermain di liga eropa walau dengan skala kecil, kebanyakan pemain bisa mendapatkan work permit bermain dengan lebih mudah.
Jika menilik dari feeder club ini, sang ibunda setidaknya bisa bernafas lega apabila si buah hati dititipkan sementara untuk diberikan ASI oleh ibu lain karena dengan itu mereka bisa lebih ternutrisi. Asalkan si anak tidak terlalu betah dengan ibu lain tersebut.